KOARMATIM - Komando Armada II - TNI Angkatan Laut

WASPADA BAHAYA LATEN NARKOBA DAN EKSES NEGATIF MEDSOS

120218 Upacara Bendera-1

Lantamal V (12/2)

Kepala Dinas Hukum Pangkalan Utama TNI AL (Kadiskum Lantamal) V Surabaya Letkol (KH) Ida Kade Sadnyana, S.H., M.Hum., memimpin upacara penaikan bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari senin di Lapangan Upacara Yos Sudarso Markas Komando Lantamal V Jl. Laksda M. Nasir No. 56 Tanjung Perak Surabaya, Senin  (12/2).

120218 Upacara Bendera-2

Kadiskum Lantamal V ini mengingatkan prajurit dan PNS Lantamal V akan bahaya laten Narkoba dan Ekses Negatif dari penggunaan media sosial.

Tampak hadir dalam upacara penaikan bendera tersebut para Kadis dan Kasatker dan para perwira staf. Sedangkan pasukan upacara terdiri dari satu unit korsik Lantamal V, satu SST Pama, satu SST Pomal, satu SSK Bintara, satu SSK Tamtama, dua SSK PNS Lantamal V.

120218 Upacara Bendera-4

Kadiskum Lantamal V menyampaikan beberapa penekanan agar menjadi perhatian bagi seluruh anggota Lantamal V, antara lain mengenai bahaya laten Narkoba, penggunaan media sosial dan tindakan perselingkuhan.

Menurut Dia -sapaan akrab Kadiskum Labtamal V ini-penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia sudah mencapai titik mengkhawatirkan. Karena sasarannya sudah tidak pandang bulu dan telah banyak korban berjatuhan, sehingga kondisi tersebut harus disikapi serius sekaligus diwaspadai oleh seluruh kalangan.

Narkoba merupakan bahaya laten yang masuk kategori kejahatan luar biasa, karena dampaknya sangat membahayakan terhadap kondisi kesehatan, termasuk mental generasi muda yang merupakan kader-kader penerus bangsa kedepan.

 “Masalah narkoba tidak bisa dianggap sepele karena merupakan bahaya yang mesti ditangani bersama sesuai tugas, pokok dan fungsinya, baik melalui pemerintahan maupun lingkungan masyarakat, sehingga peredaran dan penyalahgunaannya dapat ditekan seminim mungkin. Jangan sampai kita sebagai prajurit dan PNS TNI AL justru tergoda dan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Kita lanjutnya, sangat mengapresiasi keberhasilan TNI AL yang menangkap penyelundupan sebanyak 1,1 ton di perairan Batam beberapa hari lalu, kita harus semakin waspada  dengan penyelundupan hal serupa di wilayah kerja kita.

Sementara itu berkaitan dengan penggunaan Media Sosial, menurut Kadiskum hendaknya sebagai prajurit lebih arif dalam menggunakan media sosial.

“Media sosial jika tak digunakan secara arif, bijak, dan cerdas akan menjadi alat pemecah belah dan sumber masalah. Karena itu, perlu ada pembatasan penggunaan media sosial pada hal-hal yang bermanfaat saja. Hal ini terutama terkait penyebaran kabar bohong atau hoax yang marak terjadi,” terangnya.

Masalah lain yang timbul dari penggunaan media sosial antara lain perselingkuhan, ia kembali mengingatkan seluruh prajurit dan PNS Lantamal V untuk meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai benteng dari perbuatan tidak terpuji.

“Apabila kita sudah dibentengi dengan iman dan taqwa maka segala sesuatu perbuatan kita tentunya akan mengarah kepada hal-hal sesuai dengan norma-norma agama,” pungkasnya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

WASPADA BAHAYA LATEN NARKOBA DAN EKSES NEGATIF MEDSOS