KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

WADAN LANTAMAL V INGATKAN PRAJURITNYA HINDARI SIKAP AROGAN

130417 Pengarahan Wadan-1

130417 Pengarahan Wadan-1

Lantamal V, (13/4)-

130417 Pengarahan Wadan-3130417 Pengarahan Wadan-4

Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Wadan Lantamal V) Kolonel Marinir Nana Rukmana, S.E. mengingatkan para prajuritnya untuk menghibdari sikap arogan dalam kehidupan keseharinnya. Hal tersebut diungkaokan Orang Nomor Dua di Jajaran Lantamal V ini,  sebelum pelaksanaan sosialisasi tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang digelar Fasharkan Lantamal V di Gedung Serba Guna Mako Lantamal V, Kamis (13/4).

Dalam arahannya Wadan Lantamal V menekankan dengan tegas kepada seluruh anggota baik Perwira, Bintara, Tamtama, dan  Aparatur Sipil Negara (ASN)  untuk mengindari segala sikap maupun tindakan arogansi terutama terhadap warga sipil.

“Masyarakat saat ini sudah melek dan paham akan hukum, sehingga bila ada permasalahan, selesaikanlah sesuai saluran yang ada,” tetangya. Karenanya ia himbau agar seluruh anggota baik militer maupun ASN bisa cerdas dan menahan diri,  bila terjadi permasalahan dikingkungan masing masing.

“hindari sikap arogan, bila sudah terjadi baku pukul akan merugikan banyak pihak,  tidak hanya diri  kita dan keluarga,  namun institusi TNI/TNI AL juga akan terdampak.

130417 Pengarahan Wadan-5

Selain tentang sikap arogansi, Wadan Lantamal V juga mengingatkan seluruh anggota agar menerapkan hidup hemat agar terhindar dari jeratan hutang. Apabila ingin mencari tambahan selain gaji, sebaiknya anggota mencarinya dengan cara yang elegan, halal dan tidak melanggar aturan dinas apalagi sdampai merugikan dinas.

Sementara itu pada kesempatan yang sama anggota yang mengikuti kegiatan tersebut juga mendapat arahan seputar keharmonisan keluarga yang disampaikan oleh Aspers Danlantamal V Kolonel Laut (KH/W) Tresna Kusumawati, S.Pd, M.A.P. Arahan ini  diberikan mengingat adanya beberapa kasus perceraian dikalangan anggota TNI baik Perwira, Bintara, Tamtama, dan juga ASN banyak terjadi saat ini.

“Umumnya penyebab perceraian yang terjadi adalah karena tidak adanya keharmonisan dalam keluarga. Baik antar suami istri, maupun dengan keluarga besar lainnya seperti mertua, dan saudara ipar,” terang Tresna, sapaan akrab Aspers Danlantamal V ini.

Karenanya lanjut Tresna, dinas akan berusaha melakukan pembinaan agar keluarga prajurit dapat berjakan harmonis dan jauh dari perceraian.

WADAN LANTAMAL V INGATKAN PRAJURITNYA HINDARI SIKAP AROGAN