KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

TIM EVAKUASI MEDIS LAUT RUMKITAL dr. F.X SUHARDJO LATIH 121 MAHASISWA TINGKAT III PROGRAM STUDI KEPERAWATAN MASOHI

TIM_EVAKUASI_MEDIS_LAUT_RUMKITAL_dr._F.X_SUHARDJO_LATIH_121_MAHASISWA_TINGKAT_III_PROGRAM_STUDI_KEPERAWATAN_MASOHI__5_

Tim Evakuasi Medis Laut (EML) Rumkital dr. F.X. Suhardjo Lantamal IX Ambon melatih sebanyak 121 orang Mahasiswa Tingkat III Program Studi Keperawatan Masohi. Adapun latihan yang dilaksanakan yakni evakuasi medis secara perorangan dan secara kelompok dengan menggunakan tandu air. Kegiatan dilaksanakan di laut belakang Gedung Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Lantamal IX Ambon. Rabu, (15/11/2017).TIM_EVAKUASI_MEDIS_LAUT_RUMKITAL_dr._F.X_SUHARDJO_LATIH_121_MAHASISWA_TINGKAT_III_PROGRAM_STUDI_KEPERAWATAN_MASOHI__1_

Dalam sambutan Kepala Rumah Sakit TNI AL (Karumkital) dr. F.X. Suhardjo Lantamal IX Ambon Letkol Laut (K) dr. Ali Setiawan, Sp.B., menyampaikan kepada mahasiswa untuk mlaksanakan kegiatan Latihan Evakuasi Medis Laut dengan sebaik – baiknya, dengarkan apa saja yang diarahakan oleh pelatih karena pelaksanaan tidak di kolam renang melainkan ditempat yang sesungguhnya yaitu di laut. Apabila ada mahasiswa yang tidak bisa berenang jangan memaksakan diri untuk mengikuti kegiatan, cukup melihat dan memperhatikan pelaksanaan latihan, utamakan keselamatan dan keamanan masing – masing.

Lebih lanjut dikatakan bahwa didalam pertolongan ini bukan dimaksudkan untuk memberikan pengobatan melainkan suatu usaha berupa pemindahan dari laut ke tempat yang lebih aman untuk mendapatkan penanganan awal dan lanjutan.TIM_EVAKUASI_MEDIS_LAUT_RUMKITAL_dr._F.X_SUHARDJO_LATIH_121_MAHASISWA_TINGKAT_III_PROGRAM_STUDI_KEPERAWATAN_MASOHI__3_

Latihan evakuasi medis dibagi menjadi 5 tim, dimana 1 tim terdiri dari 4 orang penolong dan 5 orang pembantu. Setelah korban berada ditempat aman masing – masing Tim diberikan pelajaran apabila korban tidak tersadarkan, yakni jika korban tidak bernafas, lakukan pertolongan Resutasi Jantung Paru (RJP) untuk Tekanan 30 tekanan banding 2 tiupan selama 5 siklus dan seterusnya sampai korban sadar. Apabila korban belum bernafas yakni dengan membuka jalan bernafas dengan menengadahkan kepala korban ataupun memiringkan badan korban kemudian ditepuk di bagian punggung untuk mengeluarkan air yang masuk, tetap tenang serta hindari tindakan yang tergesa – gesa.TIM_EVAKUASI_MEDIS_LAUT_RUMKITAL_dr._F.X_SUHARDJO_LATIH_121_MAHASISWA_TINGKAT_III_PROGRAM_STUDI_KEPERAWATAN_MASOHI__2_

Sebelum pelaksanaan Latihan Evakuasi Medis di Laut seluruh mahasiswa juga diberikan materi pengenalan tentang Hiperbarik Oksigen di Gedung Hyperbarik Pulau Pombo Rumkital dr. F.X. Suhardjo Lantamal IX sebagai penanganan lanjutan korban tenggelam. (DISPEN LANTAMAL IX)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

TIM EVAKUASI MEDIS LAUT RUMKITAL dr. F.X SUHARDJO LATIH 121 MAHASISWA TINGKAT III PROGRAM STUDI KEPERAWATAN MASOHI