KOARMATIM - Komando Armada II - TNI Angkatan Laut

TIM EFQR LANTAMAL XIII LUMPUHKAN PEMBAJAK KAPAL LCT DAYA BERGUNA 03

B

A

TARAKAN-Jumat (23/2/2018), Pada pukul 09.30 Wita Asops Danlantamal XIII Tarakan menerima berita dari Production Sharing Contract (PSC) PT.  Berau Coal dengan isi berita “Pada pukul 09.15 Wita kapal LCT Daya Berguna 03 milik PT.  Berau Coal yang sedang membawa utility support dari Lati Port menuju BC WA Muara Pantai telah dibajak oleh sekelompok orang bersenjata pada posisi koordinat 02. 08.00 LU – 118.22. 00 BT dengan halu 185°, kecepatan 6 knot.  Pembajak menggunakan speed boat yang diperkirakan berjumlah 6 orang bersenjata api dan sajam”. Setelah menerima informasi tersebut,  Asops Danlantamal XIII melaporkan kejadian tersebut kepada Danlantamal XIII Laksamana Pertama TNI Sigit Setiyanta. Selanjutnya Danlantamal XIII memerintahkan Asops dan Asintel untuk segera melaksanakan aksi penindakan.

 

Setelah menerima perintah dari Komandan Lantamal XIII untuk melaksanakan penindakan,  Asops Danlantamal XIII Letkol Laut (P) Donny Suharto memerintahkan para pengawak Maritime Command Centre (MCC) untuk mencari data-data dan informasi mengenai kapal LCT Daya Berguna 03 yang telah dibajak. Asintel Danlantamal XIII Kolonel Laut (P) M.  Nizar Gadafi melaksanakan pengumpulan data intelijen.  Setelah menerima data dan informasi dari MCC dan intelijen,  Asops Danlantamal XIII mengerahkan 2 Tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII untuk melakukan penindakan terhadap para pembajak di koordinat yang telah diterima.

Pukul 10.00 Wita 2 Tim EFQR Lantamal XIII yang dipimpin oleh Komandan Tim Letda Laut Basra  melaksanakan pengejaran terhadap pembajak dengan  1 sea rider dan 1 combat boat (Patkamla Mamburungan) dengan formasi satu banjar.  Dari jarak 500 meter Tim EFQR melaksanakan pengintaian dan berusaha untuk melakukan komunikasi melalui radio dengan para pembajak. Setelah tidak mendapatkan respon komunikasi dari pihak lawan Tim 2 EFQR dengan menggunakan combat boat mengadakan manuver dengan memutari kapal sasaran untuk melakukan pengelabuhan guna memecah konsentrasi para pembajak,  sehingga terjadilah kontak senjata antara Tim 2 EFQR dengan para pembajak.

Setelah diyakinkan aman dan tidak ada balasan tembakan dari para pembajak,  Tim 1 EFQR melaksanakan approach dan boarding dari buritan lambung kiri LCT Daya Berguna 03  akan tetapi mendapatkan serangan tembakan dari pihak pembajak,  dengan sigap Tim 1 EFQR merespon tembakan tersebut sehingga para pembajak terdesak dan 1 orang pembajak melarikan diri dengan menggunakan speed boat.

Sementara itu,  Tim 1 berhasil melaksanakan infiltrasi dari lambung kiri kapal LCT Berdaya Guna 03 sedangkan Tim 2 EFQR melaksanakan pengejaran terhadap 1 orang pembajak yang melarikan diri dengan speed boat.  Dengan menggunakan combat boat Tim 2 EFQR berhasil menangkap 1 orang pembajak yang melarikan diri tersebut.

Tim 1 EFQR melanjutkan penindakan dengan melaksanakan ship movement dan CQB untuk menguasai anjungan kapal LCT Berdaya Guna 03. Satu demi satu para pembajak dapat dilumpuhkan dan kapal LCT Berdaya Guna 03 dapat dikuasai oleh Tim 1 EFQR Lantamal XIII Tarakan.  Setelah mengadakan konsolidasi dan penanganan terhadap para tawanan,  Tim EFQR menyerahkan tawanan tersebut kepada POM TNI AL untuk diproses lebih lanjut.

 

Peristiwa tersebut merupakan simulasi latihan yang digelar oleh Lantamal XIII Tarakan dengan PT.  Berau Coal Kalimantan Timur pada acara Exercise International Ship And Port Security (ISPS)  Code VII.

Komandan Lantamal XIII yang ikut hadir pada latihan simulasi tersebut menyampaikan bahwa Latihan ISPS CODE ini merupakan latihan untuk menerapkan The International Ship And Port Security Code guna meminimalisir bentuk ancaman dan gangguan keamanan agar dapat diantisipasi dengan cepat sesuai dengan Standar IMO (Internasional Maritime Organisation). Aturan ini dikembangkan sebagai tanggapan terhadap ancaman yang dapat terjadi pada kapal dan fasilitas pelabuhan pasca serangan 11 September di Amerika Serikat. Komandan Lantamal XIII menyampaikan Terima Kasih atas kerjasama yang baik antara TNI AL dan PT Berau Coal, karena PT. Berau Coal merupakan obyek vital nasional yang harus dijaga karena memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional. Kegiatan latihan ISPS CODE VII ini melibatkan unsur dari TIM EFQR Lantamal XIII, PT Berau Coal, Dirjen Perhubungan Laut, KPLP, Syahbandar Pelabuhan Tanjung Redeb.

 

 

Dispen Lantamal XIII

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

TIM EFQR LANTAMAL XIII LUMPUHKAN PEMBAJAK KAPAL LCT DAYA BERGUNA 03