KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

TIM EFQR LANTAMAL IX DAN IMIGRASI KELAS 1 AMBON MENJARING 42 WNA PHILIPHINA

pendataan wna philiphina (2)

pendataan wna philiphina (1)

Tim  Eastern Fleet Quick Respone (EFQR) Lantamal IX bekerjasama dengan Imigrasi Kelas 1 Ambon menjaring dan mendata Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Desa Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon. Hasil dari pendataan yang dilakukan selama dua hari dari tanggal 12 Juni 2017 dan 13 Juni 2017 tersebut terdata sebanyak 42 WNA Asal Philipina yang tinggal di kawasan itu.

Kasubsi Pengawasan Kantor Imigrasi Kelas 1 Ambon Andi Zulfikar Rasdin mengatakan pendataan WNA dilakukan setelah mendapat informasi melalui surat beberapa waktu lalu dari Komandan Lantamal IX Ambon Laksamana Pertama TNI Nur Singgih Prihartono, S.E., M.Tr (Han)., perihal dugaan adanya WNA Philipina yang tinggal di wilayah Ambon.

“Setelah mendapat informasi dari Danlantamal IX melalui surat, tentang dugaan adanya WNA Philipina di Desa Passo, selanjutnya Imigrasi Kelas 1 Ambon bersama Tim dari Lantamal IX turun ke lokasi dan melakukan pendataan terhadap WNA yang diketahui  seluruhnya berasal dari Philipina.” Ujar Kasubsi Pengawasan.

Mereka kita data, imbuhnya, selanjutnya data yang didapat akan dilaporkan ke Dirjen Imigrasi di Jakarta untuk di tindak lanjuti dan di proses sesuai peraturan yang berlaku, bila terindikasi dan terbukti telah melakukan tindak pidana keimigrasian, mereka akan di Deportasi ke Negara asalnya.

pendataan wna philiphina (3)
Para WNA asal Philipina di Desa Passo seluruhnya tinggal di rumah – rumah kost di pinggir pantai Desa Passo dan bekerja sebagai nelayan Ikan Tunadengan menggunakan bodi – bodi (perahu) milik warga sekitar dan beberapa dari mereka juga sudah menikah dengan orang Indonesia.

Selain itu, bahwa WNA tersebut sering minum minuman keras dan membawa perempuan ke rumah sehingga meresahkan warga setempat. (DISPEN LANTAMAL IX).

TIM EFQR LANTAMAL IX DAN IMIGRASI KELAS 1 AMBON MENJARING 42 WNA PHILIPHINA