KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

PANGARMATIM SAMBUT PANGLIMA TNI TATAP MUKA BERSAMA 2.000 PRAJURIT TNI WILAYAH SURABAYA

By 08 Dec 2017 16:30Berita Umum
08_PANGARMATIM_SAMBUT_PANGLIMA_TNI_TATAP_MUKA_BERSAMA_2.000_PRAJURIT_TNI_WILAYAH_SURABAYA._2__2_

Surabaya, 8 Desember 2017

Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., menyambut kedatangan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta petinggi TNI untuk menyampaikan pengarahan sekaligus pamitan kepada 2.000 prajurit TNI wilayah Surabaya, bertempat di Indoorsport Koarmatim, Ujung Surabaya. Jum’at, (08/12/2017).

08_PANGARMATIM_SAMBUT_PANGLIMA_TNI_TATAP_MUKA_BERSAMA_2.000_PRAJURIT_TNI_WILAYAH_SURABAYA._2__1__-_Copy

Di masa akhir kepemimpinannya, Panglima TNI menyampaikan bahwa yang menunjang kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah TNI dan Polri, maka kalian harus tunjukkan kebersamaan antara TNI dan Polri, jaga kerja sama di manapun kalian bertugas. “Saya sangat hormat dan bangga sebagai prajurit bertemu dengan prajurit dari Koarmatim, Kodam, Lanud dan Kotama TNI AL lainnya, karena besok jam 9 pagi akan digelar upacara serah terima jabatan saya dengan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Mabes TNI”.

08_PANGARMATIM_SAMBUT_PANGLIMA_TNI_TATAP_MUKA_BERSAMA_2.000_PRAJURIT_TNI_WILAYAH_SURABAYA._2__6_

Jenderal lulusan Akmil tahun 1982 juga mengharapkan dalam pergantian jabatan Panglima TNI ini tidak ada kekosongan karena setelah acara sertijab saya berharap Marsekal Hadi dapat langsung mengambil apel di hadapan prajurit, “Pada saat yang sama saya menegaskan pula bahwa politik TNI adalah politik negara. Politik yang diabdikan bagi tegaknya kesatuan Indonesia, yang di dalamnya terangkum ketaatan hukum, untuk kepentingan rakyat di atas kepentingan segala-galanya, apakah kepada atasan dari bawah ke atas sampai kepada paling atas Presiden Republik Indonesia”, kata Panglima TNI.

Panglima TNI asal Tegal yang lahir pada tanggal 13 Maret 1960 tersebut mengingatkan kepada prajurit TNI agar tetap netral pada tahun politik. “Ingat TNI harus netral, tidak ada kata lain,” dan prajurit TNI-Polri harus memegang teguh soliditas dan kerjasama. Di hadapan Kapolda dan Kapolres maupun pejabat utama kepolisian, saya pesankan, sampaikan kepada anak buahmu tolong bantu saya, apabila ada prajurit-prajurit saya melaksanakan politik praktis dan tidak netral, sampaikan dengan sopan, dan para prajurit apabila diingatkan harus mengucapkan terima kasih.

08_PANGARMATIM_SAMBUT_PANGLIMA_TNI_TATAP_MUKA_BERSAMA_2.000_PRAJURIT_TNI_WILAYAH_SURABAYA._2__3__-_Copy

Demikian pula apabila ada anggota kepolisian yang tidak netral baik di Pilkada maupun Pilgub, para prajurit melihatnya segera diingatkan dan sampaikan kepada atasannya. Karena sebagai prajurit TNI-Polri kita harus taat hukum, dan mengutamakan kepentingan rakyat. Kepada anak buahku dimanapun berada dan bertugas pada kesempatan ini ijinkan saya menyimpan sebagai kebanggaan dan kehormatan sebuah kenangan yang tak terlupakan bersama kalian semuanya prajurit-prajurit TNI, saya simpan di hati sanubari dan detak jantung saya, karena semua akan terus hidup di dalam jiwa saya. Usai pengarahan, Panglima TNI meninggalkan  Koarmatim dengan menggunakan Helikopter AS565 MBe Panther Puspenerbal.

08_PANGARMATIM_SAMBUT_PANGLIMA_TNI_TATAP_MUKA_BERSAMA_2.000_PRAJURIT_TNI_WILAYAH_SURABAYA._2__4__-_Copy

Hadir dalam acara pengarahan Panglima TNI di Koarmatim yaitu, para Pejabat Utama Mabes TNI, para Pangkotama TNI wilayah Surabaya, para Perwira, Bintara dan Tamtama TNI wilayah Surabaya.

Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) Suratno, S.S.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

PANGARMATIM SAMBUT PANGLIMA TNI TATAP MUKA BERSAMA 2.000 PRAJURIT TNI WILAYAH SURABAYA