KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

PANGARMATIM KENANG MASA LALU MENJADI KOMANDAN KRI

By 18 Aug 2017 17:39Berita Umum
16_WAWANCARA__2_
KOARMATIM-Surabaya, 16 Agustus 2017
Dihari kedua melintasi perairan Laut Jawa menuju Jakarta untuk mengikuti detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017, Pangarmatim melaksanakan wawancara dengan beberapa stasiun tv diantaranya, TVRI, Indosiar, Metro TV, NET TV dan CNN Indonesia yang berlangsung saat onboard di KRI Dewaruci.
16_WAWANCARA__1_
Sebagai mantan Komandan KRI  Arung Samudera (Arsa) tahun 1996-1997 dan KRI Dewaruci tahun 1998-2000, Pangarmatim dalam bukunya yang berjudul Bentangkan Layar Terjang Ombak dan Badai mengungkapkan pada awal pelayaran keliling dunia, KRI Arung Samudera memutuskan untuk melintasi jalur Samudera Hindia. Kapal akan bergerak dari Jakarta menuju Cocos Keeling Island, sebuah kepulauan kecil milik Australia, di tengah-tengah Samudera Hindia. Kemudian KRI Arung Samudera akan melewati Diego Garcia, Seychelles hingga akhirnya mencapai Aden, Yaman Selatan.
16_WAWANCARA__3_
Kapal jenis Tall ship dengan tinggi tiang 18 meter, panjang dimensi bodi 34, 9 meter dan lebar 6,45 meter tersebut dalam Operasi Sang Saka Jaya 96 telah banyak memberikan kenangan sebanyak 17 negara dan 28 kota pelabuhan telah dikunjungi. Berbagai keindahan dan keakraban serta berbagai atraksinya telah dilalui. “Kami bersahabat dengan mereka. Bercengkrama dan bercanda, tidak ada satu pun kami menciptakan musuh. Semua dijadikan teman”, kata Pangarmatim.
Selain itu, dengan adanya pelayaran ini Pangarmatim juga mengundang mantan Komandan KRI Dewaruci untuk berlayar bersama dalam rangka memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-72. “Kapal ini kapal latih yang perannya cukup besar dalam pembentukan karakter prajurit TNI AL dan khususnya Taruna AAL, bahkan telah melahirkan ratusan pemimpin bangsa. Mantan Komandan KRI Dewaruci ke-27 tersebut mengatakan, kehadiran adik dari KRI Dewaruci yaitu KRI Bima Suci, menurut saya Dewaruci sebagai kakak justru mempunyai kewajiban turut membesarkan adiknya menuju tugas kedepan agar memiliki nama sebesar Dewaruci, dan kapal yang dibuat tahun 1952 di galangan H.C. Stulcheb & Sohn, Hamburg Jerman Barat. Dan diluncurkan tanggal 24 Januari 1953 untuk di bawa layar ke Indonesia oleh Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) harus tetap ada sebagai kapal latih, tidak hanya untuk TNI tapi tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat maritim dapat memanfaatkan KRI Dewaruci sebagai dasar pembentukan karakter cinta kemaritiman.
Dispenarmatim

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

PANGARMATIM KENANG MASA LALU MENJADI KOMANDAN KRI