KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

PANGARMATIM AJAK MAHASISWA PAHAMI NILAI-NILAI KEBANGSAAN INDONESIA DAN PERTAHANAN NASIONAL

By 07 Aug 2017 12:37Berita Umum
07_PANGARMATIM_AJAK_MAHASISWA_PAHAMI_NILAI-NILAI_KEBANGSAAN_INDONESIA_DAN_PERTAHANAN_NASIONAL__1_

KOARMATIM – Surabaya, 07 Agustus 2017

Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H., M.A.P., menjadi pembicara atau narasumber dalam pelatihan spiritual dan kebangsaan bagi Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), bertempat di Gedung Graha ITS, Sukolilo, Surabaya. Senin, (07/08/2017).

07_PANGARMATIM_AJAK_MAHASISWA_PAHAMI_NILAI-NILAI_KEBANGSAAN_INDONESIA_DAN_PERTAHANAN_NASIONAL__3_

Disambut langsung oleh Rektor ITS yaitu Prof. Joni Herman, Pangarmatim dalam kegiatan  pembekalan tersebut menyampaikan materi tentang nilai-nilai Kebangsaan Indonesia dan Pertahanan Nasional (Nationalism and National Defence).

07_PANGARMATIM_AJAK_MAHASISWA_PAHAMI_NILAI-NILAI_KEBANGSAAN_INDONESIA_DAN_PERTAHANAN_NASIONAL__4_

Pangarmatim menjelaskan pendahuluan berisi 3 latar belakang yang pertama, mengapa kita harus berwawasan kebangsaan, yang kedua nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai NKRI, yang ketiga menjelaskan hubungan antara Nasionalisme dan bela negara, terutama hal-hal yang berhubungan dengan peran TNI dan Pelajar/Mahasiswa, sedangkan yang terakhir memberikan contoh nilai kebangsaan dalam sektor pendidikan, olahraga dan Pertahanan Nasional.

Kehadiran Pangarmatim di Kampus ITS tentunya memberikan wawasan kebangsaan kepada Mahasiswa yang memasuki Era globalisasi dimana waktu, ruang, dan jarak bukan lagi menjadi pembatas, Globalisasi dapat berpengaruh terhadap nilai-nilai sosial, budaya, lingkungan strategis sampai dengan pertahanan nasional, yang mau tidak mau, suka tidak suka telah datang dan menggeser nilai-nilai yang telah ada.

07_PANGARMATIM_AJAK_MAHASISWA_PAHAMI_NILAI-NILAI_KEBANGSAAN_INDONESIA_DAN_PERTAHANAN_NASIONAL__2_

“Nilai-nilai tersebut ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif, semua ini merupakan ancaman, tantangan, dan sekaligus peluang bagi bangsa untuk berkreasi dan berinovasi di seluruh aspek-aspek, khususnya di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar”, ungkap Pangarmatim.

Komitmen menjadikan Pancasila sebagai barometer bersama mengkritisisasi kehidupan berbangsa dan bernegara sepanjang masa,semangat ini harus tetap menyala di bawah kesadaran, bahwa proses menjadi bangsa adalah perjalanan panjang yang tak pernah selesai.

“Nilai-nilai kebangsaan harus dilihat sebagai sebuah cita-cita dan gagasan besar dari apa yang dinamakan Indonesia, dimana lebih dari berabad-abad bumi nusantara hidup berdampingan antar suku, agama dan bangsa secara bersama sebelum mengenal yang dinamakan Bhinneka Tunggal Ika serta Pancasila”, ucap orang nomor satu di Koarmatim tersebut.

Hadir sebagai narasumber lainnya yaitu, Prof. KH. Ma’ruf Amin, KH. M. Cholil Navis, Lc. M.A., Ph.D., Prof. Dr. Muhammad Nuh, DEA., Prof. Dr. Ir. Abdullah Shahab, M.SC., dan Prof. Dr. Ir. Herman Sasongko, M.Eng.

Dispenarmatim.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

PANGARMATIM AJAK MAHASISWA PAHAMI NILAI-NILAI KEBANGSAAN INDONESIA DAN PERTAHANAN NASIONAL