KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

LATMA SEA GARUDA 19AB-17 TAHUN 2017 RESMI DITUTUP

By 09 Aug 2017 15:02Berita Latihan
09_LATMA_SEA_GARUDA_19AB-17_TAHUN_2017_RESMI_DITUTUP__3_

KOARMATIM – Surabaya, 09 Agustus 2017

Latihan bersama (Latma) gabungan antara TNI AL dan Royal Thai Navy (RTN) dengan sandi ” Sea Garuda 19AB-17” tahun 2017, secara resmi di tutup oleh Komandan Guspurlatim  Laksamana Pertama (Laksma) TNI Rachmad Jayadi, M.Tr (Han) mewakili Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H., M.A.P., bersama Commander Frigate Squadron 1 RADM Kosit, upacara berlangsung di Gedung Mandalika Pangkalan TNI AL Semarang. Rabu,  (09 /08/2017)

09_LATMA_SEA_GARUDA_19AB-17_TAHUN_2017_RESMI_DITUTUP__2_Sebelum upacara penutuan di mulai Komandan Satuan Tugas (Satgas) Sea Garuda Kolonel Laut (P) Rudi Aviantara Irvandhani, S.E., M.Si., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmatim memberikan pengarahan kepada seluruh peserta latihan, dalam pengarahannya Dansatgas menyampaikan bahwa latihan Sea Garuda tahun ini telah berjalan dengan sukses, aman dan lancar sesuai dengan rencana yang telah di sepakati bersama antara TNI AL dan RTN. Dansatgas juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf satgas baik dari TNI AL maupun RTN, serta seluruh pelaku latihan yang telah dengan sunguh-sungguh melaksanakan tugasnya masing masing sehingga latihan bisa berjalan dengan sukses.

09_LATMA_SEA_GARUDA_19AB-17_TAHUN_2017_RESMI_DITUTUP__1_Dalam amanat Pangarmatim yang dibacakan Komandan Guspurlatim menyampaikan, latihan ini adalah salah satu program TNI AL yang dikelola oleh personel kita terutama kru KRI. Dengan melaksanakan latma ini duharapkan bisa mengembangkan dan meningkatkan kemampuan teknis dan taktis didalam tim atau individu agar menjadi personel yang profesional. Perlengkapan militer modern tidak akan ada artinya, bila itu tidak bisa difungsikan dengan optimal, memiliki personel yang profesional dan peralatan modern tugas TNI AL mempertahankan integritas negara dan menghadapi potensi ancaman yang nyata dapat dilaksanakan dengan baik.

Lanjutnya, bahwa kesuksesan tergantung dari kerja keras kita, keseriusan, dan kerja tim baik. Atas nama pemerintah Indonesia mengucapkan terimakasih kepada seluruh bagian yang terlibat latihan ini, serta apresiasi untuk kerja keras  dan kerjasamanya dalam mensukseskan latma Sea Garuda 19AB-17 kepada seluruh personel RTN, berharap kedepannya bisa mempertahankan dan mempererat hubungan baik ini.

Penutupan latihan ditandai dengan pelepasan tanda peserta latihan oleh Komandan Guspurlatim dan RADM Kosit dilanjutkan dengan penyerahan bendera latihan Sea Garuda dari Dansatgas kepada Deputy Commander Task Group Frigate Squadron 1 Captain Surasak Pratanvorapanya dari RTN.

Hadir dalam acara tersebut, para peserta Satgas dari TNI AL dan RTN yaitu Komandan KRI DPN – 365, Komandan KRI SHN – 366, Komandan HTMS Shukothai – 442, Komandan HTMS Khirirat – 432, serta para Perwira Lanal Semarang serta seluruh prajurit dari keempat kapal yang terlibat.

Dispenarmatim

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

LATMA SEA GARUDA 19AB-17 TAHUN 2017 RESMI DITUTUP