KOARMATIM - Komando Armada RI II - TNI Angkatan Laut

KOMANDAN LANTAMAL X ACARA RAPAT KOORDINASI  FORKOPIMDA PLUS PROVINSI PAPUA DENGAN TOKOH MASYARAKAT

rakor1

Komandan Lantamal X Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi menghadiri acara rapat koordinasi  Forkopimda plus provinsi Papua dengan tokoh masyarakat bertempat di Aula Rastras Samara Kepolisian Daerah  Papua, Jum’at (18/05/2018).

Pertemuan yang mengambil tema “Guna mengantisipasi pergerakan teroris dan paham radikalisme dalam rangka mewujudkan pilkada damai tahun 2018” bertujuan untuk saling berbagi dan menyamakan persepsi terkait menghadapi aksi teror dan paham radikalisme yang mengalami peningkatan.

rakor2Dalam sambutannya Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafly Amar mengatakan, Saat ini kita ketahui bersama bahwa peningkatan terorisme jaringan Aman Abdulrahman yang kita ketahui bersama bahwa sudah menjadi tahanan polri dari tahun 2011 dimana bekerja sama dengan abu bakar baasyr dan merencanakan pelatihan-pelatihan. Jaringan ini banyak berkembang namun juga banyak yang sudah berhasil ditangkap oleh aparat keamanan. Untuk para simpatisan jaringan mujahidin JAD ini ada dua yaitu berangkat dan berjuang bersama ISIS di Suriah atau bisa juga melalui cara melakukan aksi-aksi di dalam negeri.

Untuk di Papua kita berhasil menggagalkan aksi JAD di timika dan kita berhasil amankan 2 orang. Awalan masuk paham radikalisme dan teror ini sudah ada dari tahun 2017 di Papua. kita harus meluruskan bahwa aksi terorios berjuang bukan untuk agama dan aksi mereka adalah kejahatan. Konsep JAD adalah mengkambingkan orang lain yang mana tidak sesuai dengan masyarakat lainnnya. Kepolisian menjadi musuh nomor satu oleh merkea karena menganggap bahwa Kepolisian adalah organisasi yang ingin merusak renc mereka.

Kita perlu mendatakan dan menginventarisir masyarakat yang ada di Papua baik datang dan pergi, sehingga akan mudah mengontrol masyarakat kemudian tentunya dapat lebih diintensifkan peran dari RT, RW Bupati, Walikota dan Gubernur untuk hal ini.

Tentunya kita memerlukan peran dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat untuk membantu mendeteksi serta aktif dalam mengenal masyarakat disekitarnya atau lingkungannya sehingga dapat mencegah tumbuhnya paham radikalisme dan aksi terorisme dan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak terorisme dan agar masyarakat dapat menolak aksi terorisme ini di Provinsi Papua.

rakor3Sementara Penjabat Gubernur Papua mengatakan, terkait maslah keamanan dan ketertiban masyarakat karena aksi terorisme yang berkembang, dimana tugas fungsi kepala daerah melaksanakan ketentraman ketertiban masyarakat di daerahnya masing-masing serta kepala daerah bertanggung jawab menjaga keutuhan dan persatuan bangsa. Saat ini untuk di propvinsi papua bahwa kesbangpol kami belum berjalan dengan semestinya. kami juga sudah membuat radiogram untuk seluruh daerah bahwa bupati memberdayakan seluruh elemen di masing-masing daerah untuk mengantisipasi tumbuh berkembangnya aksi terorisme dan paham radikalisme di Papua.

Kita akan aktifkan kembali kepala dusun babinsa babinkamtibmas untuk mereka membentuk giat siskamling diseluruh daerah, seabgai langkah awal membatasi ruang gerak terorisme dan paham radikalisme. Tugas untuk melakukan pencegahan dalam rangka mewnjaga stabilitas kekmanan di daerah bukan hanya tiugas semata mata aparat keamanan namun merupakan harus ada keterlibatana seluruh komponen dan lapisan masarakat, saya berpikir jika seluruh unsur babinsa babinkamtibmas dan masayarakat bersinergi dengan baik maka pastinya akan sangat mudah terdeteksi kelompok – kelompok terorisme yang memililki paham radikalisme.

Hadir dalam acara ini, Penjabat Gubernur Papua, Kapolda Papua, Kabinda Papua, Pangdam XVII Cenderawasih, Komandan Lantamal X, Pejabat Utama Polda Papua, Tokoh masyarakat, FKUB, Paguyuban Masyarakat, Persatuan Gereja dan Pendeta di Papua.

Dispen Lantamal X Jayapura.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

KOMANDAN LANTAMAL X ACARA RAPAT KOORDINASI  FORKOPIMDA PLUS PROVINSI PAPUA DENGAN TOKOH MASYARAKAT