KOARMATIM - Komando Armada II - TNI Angkatan Laut

KOMANDAN LANAL SEMARANG HADIRI FOCUS GROUP DISCUSSION

010218_Smg_Fokus_Grouc_Discussion-2

Lantamal V (1/2),—

            010218_Smg_Fokus_Grouc_Discussion-1        010218_Smg_Fokus_Grouc_Discussion-2

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Semarang Lantamal V Kolonel Laut (P)  Hanarko Djodi Pamungkas menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD)  yang di gelar di ruang sidang gedung “H” Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP)  Semarang kemarin.

Kegiatan yang bertemakan “Perkembangan Penetapan Batas Maritim di Negara Kepulauan” tersebut, diprakarsai oleh Kantor Utusan Khusus  Presiden (UKP) Bidang Penetapan Batas Maritim RI-Malaysia (PBM) bekerja sama dengan Fakultas Hukum (FH) Universitas Diponegoro (Undip).

FGD tersebut  diikuti oleh akademisi dari Undip, Universitas Airlangga (Surabaya), Universitas Parahyangan (Bandung), Universitas Atmajaya (Yogyakarta), dan Universitas Surabaya.

Selain itu juga hadir wakil dari Kemenko Polhukam, Kemenko Kemaritiman, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, Sekretariat Kabinet, Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI AL, dan Kementerian Pertahanan yang dihadiri oleh Laksamana Pertama TNI Bambang Supriyadi, S.E. (Dirwilhan Kemhan).

Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Penetapan Batas Maritim RI-Malaysia, Eddy Pratomo dalam sambutannya mengemukakan, perundingan batas maritim dengan Malaysia terbilang unik karena posisi Indonesia sebagai negara kepulauan sementara Malaysia bukan negara kepulauan.

“Ada beda titik pandang sehingga perundingan membutuhkan waktu yang panjang,” terang Eddy.

Eddy berharap FGD ini bisa memberikan masukan agar perundingan batas maritim RI-Malaysia membuahkan kesepakatan dari beberapa titik yang jadi bahasan perundingan RI-Malaysia.

 

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

KOMANDAN LANAL SEMARANG HADIRI FOCUS GROUP DISCUSSION