KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

KOARMATIM RAMAIKAN GERAK JALAN MOJOSURO 2017

By 20 Nov 2017 08:49Berita Armada
19_TNI_ANGKATAN_LAUT_SAMBUT_KAPAL_PERANG_AUSTRALIA__2_

KOARMATIM – Surabaya, 19 Nopember 2017

Sejak dilepas di garis start oleh Gubernur Jatim Bapak Dr. Soekarwo, S.H., M.Hum pada hari Sabtu (18/11) pukul 15.00 WIB, regu gerak jalan Koarmatim dengan dipimpin oleh Kapten Asikin berhasil tiba di garis finish pada hari Minggu, (19/11) pukul 05.00 WIB di Tugu Pahlawan Surabaya.

19_TNI_ANGKATAN_LAUT_SAMBUT_KAPAL_PERANG_AUSTRALIA__3_

Gerak jalan memperingati Hari Pahlawan 2017 yang menempuh jarak 56 km diikuti 589 regu peserta umum, 49 regu pelajar, dan 52 regu dari unsur TNI dan Polri. Sedangkan peserta perorangan mencapai 2.246 orang.

Dihari sebelumnya, Start dimulai dari Lapangan Raden Wijaya – Jln. Brawijaya – Jln. Wakhid Hasyim – Jln. Bhayangkara – Jln. Gajahmada – Kawasan Desa Mlirip yang berada (di depan Pabrik Ajinomoto) – By Pass Mojokerto (di depan Pabrik Tjiwi Kimia) – Kawasan Pasar Krian, ini yang kemudian menjadi Pos 1 – Trosobo – Jln. Kletek- Jln. Sepanjang, ini akan menjadi Pos 2.

Sedangkan dari Pos ke-2, para peserta gerak jalan akan mengarah ke Karang Pilang – Jln. Gunungsari – Kawasan Terminal Joyoboyo – Kebun Binatang Surabaya – Jln. Diponegoro – Jln. Pasar Kembang – Jln. Kedung Doro – Jln. Blauran – Jln. Bubutan – Jln. Pahlawan – Jln. Kebun Rojo – Finish di kawasan Tugu Pahlawan Kota Surabaya.

19_TNI_ANGKATAN_LAUT_SAMBUT_KAPAL_PERANG_AUSTRALIA__1_

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Jatim tersebut selain peserta gerak jalan, kegiatan ini juga ada Festival Sepeda Juang di Benteng Pancasila Mojokerto dan finish di Gedung Juang 45 Surabaya, serta kirab bendera Merah Putih sepanjang 178 meter.

Menurut Pakde Karwo kegiatan gerak jalan kepahlawanan merupakan pembelajaran bagi kita untuk mengenang para pendahulu kita yang berjuang mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan negara Indonesia pada 17 Agustus 1945. Ini harus ditularkan, semangat para pejuang bahwa peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Kota Surabaya merupakan jerih payah dari TNI, kyai, dan para santri. Berkobarnya semangat juang rakyat kala itu menyusul resolusi jihad yang ditelurkan KH Hasyim Asy’ari, kakek kandung Gus Dur sekaligus Pendiri Ponpes Tebuireng, Jombang, ungkapnya.

Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) Suratno, S.S.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

KOARMATIM RAMAIKAN GERAK JALAN MOJOSURO 2017