KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

KADISHARKAN LANTAMAL V PIMPIN UPACARA PENAIKAN BENDERA

190218 Upacara Bendera-4

Lantamal V (19/2),—

Kepala Dinas Pemeliharaan dan Perbaikan Pangkalan Utama TNI AL (Kadisharkan Lantamal ) V Surabaya, Letkol Laut (T) Dadang Agus Dwitjahjono memimpin upacara penaikan bendera yang dilaksanakan di lapangan Yos Sudarso Markas Komando Lantamal V Surabaya  jalan Laksda M. Nasir no 56 Tanjung Perak Surabaya, Senin (19/2/2018).

190218 Upacara Bendera-2

Hadir dalam acara tersebut para Kadis dan Kasatker Lantamal V, para perwira staf. Sedangkan pasukan upacara terdiri dari satu unit korsik Lantamal V, satu SST Pama, satu SST Pomal, satu SST Bintara, satu SST Tamtama, dua SST PNS Lantamal V.

Kadisharkan Lantamal V yang membacakan amanat tertulis Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., menyampaikan seperti kita ketahui bersama, dalam setiap pergantian pimpinan tentunya diiringi dengan adanya kebijakan baru guna memajukan organisasi tersebut.

190218 Upacara Bendera-1

Demikian halnya dengan institusi TNI dimana telah ditetapkan program 100 hari Panglima TNI yang dijabarkan ke dalam program dan kegiatan sebagai dasar tiap-tiap angkatan dalam melaksanakan tugas.

Dua hal penting terkait pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut dalam kebijakan Panglima TNI yang harus segera ditindaklanjuti adalah pembentukan Armada ke-3 dan Pasmar-3 di sorong, Papua Barat.

Hal ini tentunya harus kita sambut dengan gembira, karena apa yang TNI Angkatan Laut rencanakan  dalam rencana strategis TNI AL tahun 2015-2019 akan segera terwujud.

Selanjutnya pada bulan januari lalu, TNI Angkatan Laut telah menyelenggarakan rapat pimpinan TNI AL tahun 2018 sebagai kelanjutan dari rangkaian rapat pimpinan di jajaran kementerian pertahanan dan TNI tahun 2018.

Kasal telah menetapkan pokok pokok kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut  untuk dipedomani dalam melaksanakan tugas pembinaan kekuatan dan kemampuan serta kesiapan operasional tni angkatan laut  dalam periode tahun 2018.

“Saya menekankan agar kebijakan-kebijakan tersebut dipahami dan segera ditindaklanjuti sampai tingkatan teknis. Selain itu, secara paralel proses perencanaan tahun 2019 juga sudah dimulai,” terang Kasal.

Kita lanjutnya, tentu memahami bersama bahwa sumber daya negara khususnya aspek finansial masih terbatas, sehingga diperlukan strategi agar kendala tersebut berdampak besar pada tugas pembinaan yang harus dilakukan oleh TNI Angkatan Laut. Untuk mencapai tujuan tersebut, TNI Angkatan Laut akan melaksanakan beberapa kegiatan prioritas seperti pembangunan Pangkalan Teluk Ratai, mid-life modernization (MLM) Kapal Multi Role Light Frigate (MRLF) dan penyiapan KRI Kelas Sigma sampai dengan siap tempur serta pembangunan Gunnery Firing Range.

Semua kegiatan tersebut akan terlaksana jika didukung oleh semua pihak baik secara internal maupun eksternal. Karakter ancaman maritim selalu bersifat transnasional dan cenderung terorganisir seperti pembajakan, penangkapan ikan ilegal, penyelundupan narkoba dan lain sebagainya.

Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan peningkatan efektivitas operasi, kesiapan alutsista dan profesionalisme prajurit matra laut. Untuk itu, pembinaan kekuatan dan kesiapan operasional TNI Angkatan Laut mutlak harus dilakukan.

Di samping itu, TNI Angkatan Laut juga harus terus bersinergi dengan instansi lainnya agar capaian tugas menjadi lebih baik. Hasil dari sinergitas tersebut telah dibuktikan dengan keberhasilan unsur kita dalam menggagalkan penyelundupan narkoba seberat 1.037,58 kilogram oleh kapal MV. Sunrise Glory beberapa waktu yang lalu.

Pada tahun ini, TNI Angkatan Laut akan melaksanakan dan mengikuti berbagai kegiatan latihan bersama dengan negara lain baik bilateral maupun multilateral sebagai bagian dari peran diplomasi TNI Angkatan Laut. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK)  ketiga tahun 2018 di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Multilateral Exercise The Rim Of The Pacific (RIMPAC) 2018 di Hawaii, dan kegiatan latma Eagle Indopura dengan singapura.

Kegiatan lain yang berskala internasional antara lain pelayaran Kadet Kartika Jala Krida diikuti dengan kegiatan Sail Regatta 2018 di Vladivostok, Rusia dan International Fleet Review (IFR) 2018 di Korea Selatan.

Kesemuanya harus kita persiapkan dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang optimal.

Selain itu, TNI Angkatan Laut juga tetap berkomitmen untuk mendukung misi perdamaian dunia di bawah mandat PBB,    seperti pengiriman 1 PKR dan 1 Heli Panther dalam satgas Maritime Task Force Unifil Di Lebanon.

Semua kegiatan tersebut memerlukan perencanaan dan sumber daya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, semua satuan dan personel yang terlibat harus dapat melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan sebaik-baiknya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

KADISHARKAN LANTAMAL V PIMPIN UPACARA PENAIKAN BENDERA