KOARMATIM - Komando Armada II - TNI Angkatan Laut

HARI TERAKHIR, LATKAMLA LAKSANAKAN PENYERAHAN BERKAS PERKARA KE KEJAKSAAN

By 09 Mar 2018 15:24Berita Latihan
09_HARI_TERAKHIR__LATKAMLA_LAKSANAKAN_PENYERAHAN_BERKAS_PERKARA_KE_KEJAKSAAN__3_

KOARMATIM – Surabaya, 09 Maret 2018

Memasuki hari terakhir, Latihan Keamanan Laut (Latkamla) T.A 2018 kini memasuki materi  gelar perkara penyerahan berkas perkara ke kejaksaan, bertempat di ruang Auditorium Puslatkaprang Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jumat (09/03/2018).

09 HARI TERAKHIR, LATKAMLA LAKSANAKAN PENYERAHAN BERKAS PERKARA KE KEJAKSAAN (1)

Dalam latihan ini, KRI telah menangkap sebuah kapal ikan yang bernama KMN Soyomulyo-01 dan diduga kapal tersebut melakukan pelanggaran diantaranya, Memalsukan Surat Ukur dan Surat Kelaikan maupun Pengawakan Kapal Ikan, SLO kadaluarsa. Disamping itu, Nahkoda bernama Rismanto melayarkan kapal 28 GT melebihi daerah pelayaran 60 Mil, selain itu 4 orang ABK tidak memiliki SIJIL sehingga melanggar Pasal 145 jo 132 UU RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang pelayaran. dan kapal angkut ikan yang tidak dilengkapi SIKPI melanggar Pasal 28 ayat (1)  jo Pasal 94 UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan.

09_HARI_TERAKHIR__LATKAMLA_LAKSANAKAN_PENYERAHAN_BERKAS_PERKARA_KE_KEJAKSAAN__4_

Dan mengangkut BBM 10 Drum tanpa dokumen yang melanggar Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2011 tentang Migas. Selanjutnya kapal dibawah ke Pangkalan Utama TNI AL XI Merauke karena penangkapan berlangsung saat kapal bertolak dari Kampung Baru Balikpapan menuju Muara Sungai Maro Merauke. Untuk tindak pidana Perikanan dan Pelayaran TNI AL berwenang menyidik, sedangkan tindak pidana Migas di koordinasikan dan diserahkan ke instansi berwenang yakni PPNS ESDM.  Setelah penyerahan berkas perkara kapal berupa dokumen, muatan ikan, nahkoda dan ABK  diserahkan kepada Lantamal  dengan disertai berkas awal dari KRI serta proses penyerahan berkas dilakukan dengan berita acara serah terima.

09 HARI TERAKHIR, LATKAMLA LAKSANAKAN PENYERAHAN BERKAS PERKARA KE KEJAKSAAN (2)

Selanjutnya, untuk kepentingan penyidikan dilakukan diantaranya,  penerbitan surat Perintah Penyidikan, SPDP kepada pihak kejaksaan, penggeledahan kapal, pemeriksaan saksi, pemeriksaan ahli, pemeriksaan tersangka, penyitaan, penitipan barang bukti ikan, penahanan tersangka, penanganan ABK yang bukan tersangka, pengamanan tersangka dan barang bukti serta membuat berita acara pendapat/resume.

 Setelah seluruh hasil rangkaian penyidikan dikumpulkan menjadi satu berkas perkara, selanjutnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri Merauke, apabila Jaksa Penuntun umum menilai Berkas Perkara sudah lengkap, maka Penyidik akan mendapat surat menyatakan P-21. Setiap tindakan penyidikan dilaporkan ke Komando atas scara berjenjang sesuai mekanisme pelaporan.

Dengan Pasal yang di sangkakan terhadap tersangka, kemudian akan dilaksankan penahanan terhadap tersangka dan untuk penanganan ABK, untuk ABK yang tidak dijadikan saksi  akan  dikembalikan atau dipulangkan ke daerah asalnya namun koordinasi degan pemilik kapal dan ABK yang mendapatkan sanksi  sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) Suratno, S.S.

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Berita Umum Berita Latihan Berita Olah Raga Berita Sosial
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

HARI TERAKHIR, LATKAMLA LAKSANAKAN PENYERAHAN BERKAS PERKARA KE KEJAKSAAN