KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

DANLATAMAL V HADIRI UPACARA PEMBERANGKATAN SATGAS OPSPAMTAS RI – PNG 2018

090218 Pemberangkatan Satgas-2

Lantamal V (9/2),—

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Surabaya Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S.E., M.M., menghadiri Upacara Pemberangkatan Satgas Ops Pamtas Yonif Para Raider 501 / 18 / 2 Kostrad RI – PNG  TA. 2018 di Dermaga Madura Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jum’at (9/2/18).

090218 Pemberangkatan Satgas-1

Bertindak sebagai Irup Pangkostrad Letjen TNI Agus Kriswanto, sedangkan  Danup Mayor Inf Eko Antonio Chandra (Dansatgas Yonif Para Raider 501/BY/18/2 Kostrad). Tampak hadir dalam upacara tersebut Pangdam V/Brw, Kasarmatim, Pangdiv-2 Kostrad, Gubernur AAL, Kasgartap III/Sby, Kadipsial, Danrem 084/BJ,  Danlanud Sby, Danmenart-1/Kostrad, Para Danbrigif Jajaran Div-2 Kostrad, Dandim 0830/Surabaya Utara, Para Danyon Jajaran Div-2 Kostrad serta segenap tamu undangan lainnya.

090218 Pemberangkatan Satgas-6

Pasukan upacara terdiri dari  Yonif Para Raider 501/BY/18/2 Kostrad sejumlah 450 personel, satu peleton Pamen, satu peleton Pamen Gabungan TNI/Polri, satu peleton Satsik Ajenrem 084/BJ.

Panglima Kostrad mengucapkan selamat atas terpilihnya Satgas Yonif Para Raider 501/18/2/ Kostrad sebagai satuan yang diberi kesempatan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG.

“Tugas ini merupakan kehormatan dan kepercayaan yang diberikan oleh negara kepada kalian. Oleh sebab itu saya berharap kalian mampu mengemban tugas yang mulia ini demi menjaga kehormatan TNI, kehormatan Angkatan Darat dan kehormatan Kostrad sekaligus menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Menurut Pangkostrad,  pengamanan perbatasan adalah salah satu tugas yang diamanatkan oleh negara kepada TNI sebagaimana termaktub dalam UU nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

“Kalian memiliki tugas dan tanggungjawab yang tidak ringan, menjaga keutuhan NKRI yang berbatasan langsung dengan Papua New Guinea, mengamankan patok perbatasan negara, menciptakan situasi yang kondusif sepanjang perbatasan kedua negara, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta membantu pihak/aparat terkait menangani permasalahan yang sering terjadi di wilayah perbatasan seperti pelanggaran lintas batas, penyelundupan barang ilegal termasuk narkoba serta gangguan keamanan lainnya,” tambahnya.

Tugas yang tidak kalah penting adalah satgas harus bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. ia juga menyampaikan bahwa tugas ini bukanlah tugas yang ringan, tetapi ini akan menjadi ringan apabila personel satgas melaksanakannya dengan tulus, ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab.

“ingat kalian adalah prajurit kostrad yang profesional, terlatih dan loyal,  tunjukan kalian mampu emban tugas ini, ” serunya.

Kita menyadari bahwa TNI adalah prajurit yang berasal dari rakyat dan berjuang untuk rakyat, oleh sebab itu segeralah lakukan adaptasi ketika tiba di daerah penugasan, pahami kultur budaya serta kondisi wilayah setempat. Hormati adat istiadat serta rebut simpati dan hati rakyat sehingga terjalin kemanunggalan TNI – rakyat yang pada akhirnya akan diterima masyarakat dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Seusai melaksanakan upacara pelepasan, Pangkostrad dengan didampingi oleh tamu undangan memberikan ucapan selamat melaksanakan tugas kepada seluruh  prajurit Yonif Para Raider 501/BY/18/2 Kostrad.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

DANLATAMAL V HADIRI UPACARA PEMBERANGKATAN SATGAS OPSPAMTAS RI - PNG 2018