KOARMATIM - Komando Armada RI Kawasan Timur - TNI Angkatan Laut

BINA KESEHATAN PREVENTIF DILINGKUNGAN TNI AL, KORCAB V DJAT BERSAMA DISKES LANTAMAL V GELAR PEMERIKSAAN PAP SMEAR DAN CBE

170417 Pap Smear BK Ampel-2

Lantamal V (17/4),—

Koordinator Cabang  (Korcab) V Daerah Jalasenastri Armada Timur bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V) menggelar pemeriksaan Pap Smear dan CBE dalam rangka pembinaan kesehatan preventif dilingkungan TNI yang dilaksanakan di Klinik Pratama BP Ampel Jl. Hangtuah DBAL Ujung, Surabaya, Senin (17/4).

Kegiatan ytang dilangsungkan dua hari ini diikuti sedikitnnya 212 orang terdiri dari Ibu-ibu Jalasenastri Koarmatim, Kodiklatal, Lantamal V, Pasmar 1, STTAL, Kowal, PNS Lantamal V dan masyarakat  umum.

170417 Pap Smear BK Ampel-3

Hadir dalam giat tersebut Ketua Korcab V DJAT Ny. Herniwati Edi Sucipto, Wakil Ketua Korcab V DJAT Ny. Nana Rukmana beserta pengurus  Korcab V DJAT yang didampingi oleh Kadiskes Lantamal V Kolonel Laut (K) dr. Asih Puji Widodo, Aspers Danlantamal V Kolonel Laut (KH/W) Tresna Kusumawati, S. Pd., M. AP., kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Kasatker Lantamal V dan Ketua Ranting A s.d K cabang 1 Korcab V.

Ketua Korcab V DJAT Ny. Herniwati Edi Sucipto dalam sambutannya mengungkapkan  catatan terbaru lembaga kesehatan dunia (WHO) tentang  penyakit kanker saat ini yang masih menduduki peringkat pertama penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit ini berkontribusi sebesar 13 persen sebagai penyebab kematian diseluruh dunia setiap tahun. Diperkirakan pada tahun 2025 jumlah orang meninggal dunia akibat kanker meningkat menjadi 11.5 juta bila tidak dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian yang efektif.

WHO telah mendata ada lima jenis kanker paling ganas, dua diantaranya adalah kanker yang terutama menyerang kaum wanita, yakni kanker payudara yang menduduki peringkat pertama dan kanker mulut rahim (serviks) menduduki peringkat ketiga.

170417 Pap Smear BK Ampel-6170417 Pap Smear BK Ampel-5

Masih menurut Herni -sapaan akrab ketua Korcab V DJAT ini- di Indonesia, kasus baru kanker payudara menjadi kasus kematian tertinggi dengan angka 21,5 persen pada setiap 100.000. Yang prihatinkan, 70 persen pasien kanker payudara dan mulut rahim datang ke fasilitas kesehatan pada stadium lanjut, sehingga tidak terasa kanker sudah mewncapai staium tinggi sehingga meningkatkan resiko dan biaya yang tidak sedikit untuk pengobatannya.

“Seringkali mereka terlambat memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan karena malu. Yang terpenting adalah jangan ragu untuk bersikap terbuka kepada tenaga kesehatan yang memeriksa karena data riwayat kesehatan anda, keluarga serta semua cerita dan keluahan seputar kesehatan anda dapat berguna untuk menentukan hasil peneriksaan,” imbuhnya.

 

Pengobatan kanker serviks dan kanker payudara tergantung kepada beberapa faktor. Kanker serviks bisa diobati dengan cara operasi jika diagnosis dilakukan pada tingkat awal. Pada beberapa kasus, hanya serviks yang diangkat dan rahim bisa dibiarkan saja. Pada kondisi yang lebih serius, rahim perlu diangkat seluruhnya. Proses operasi untuk pengangkatan rahim disebut sebagai histerektomi.

Sedangkan prosedur radioterapi adalah langkah alternatif untuk kanker serviks stadium awal. Pada kasus tertentu, radioterapi juga bisa dijalankan berdampingan dengan operasi. Untuk kasus kanker serviks stadium lanjut, biasanya dirawat dengan metode kombinasi kemoterapi dan radioterapi. Beberapa penanganan bisa memiliki efek samping yang berat dan jangka panjang, termasuk di antaranya adalah menopause dini dan kemandulan.

Sehubungan dengan hal tersebut, Korcab V DJAT yang mempunyai program kerja tahunan melalui kegiatan sosial bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Lantamal V sebagai sarana Fasilitas Kesehatan tingkat pertama yang mempunyai salah satu fungsi berupa kegiatan preventif kesehatan, yakni bersama-sama melaksanakan kegiatan pemeriksaan Skrining Pap Smear dan CBE khusus bagi kowal, istri militer dan ASN Wanita personel Mako Lantamal V serta seluruh wanita keluarga besar TNI AL yang terdaftar pada fasilitas kesehatan di wilayah surabaya pada umumnya.

Selesai membuka acara, Ketua Korcab V beserta Staf Korcab V Daerah Armada Timur Ny. Herniwati Edi Sucipto didampingi Kadiskes dan tamu undangan melihat secara langsung pelaksanan skrining pap Smear dan CBE yang dilaksanakan di Klinik Pratama BP Ampel Jl Hangtuah DBAL Ujung Surabaya.

BINA KESEHATAN PREVENTIF DILINGKUNGAN TNI AL, KORCAB V DJAT BERSAMA DISKES LANTAMAL V GELAR PEMERIKSAAN PAP SMEAR DAN CBE