• Skip to content
  • Homesummary
  • About us 
    • Tugas Koarmatim
    • Visi dan Misi Koarmatim 
    • Sejarah Koarmatim 
  • Organization 
    • Markas Komando
    • Guspurla
    • Guskamla
  • Links 
    • KEMHAN
    • MABES TNI
    • TNI AL
      • KOARMABAR
        • LANTAMAL III
        • LANTAMAL IV
      • KOARMATIM
        • LANTAMAL V
        • LANTAMAL VI
        • LANTAMAL VII
        • LANTAMAL VIII
        • LANTAMAL IX
        • LANTAMAL X
        • LANTAMAL XI
        • JALASENASTRI
      • KOLINLAMIL
      • KORMAR
      • PUSPENERBAL
      • AAL
      • SESKOAL
      • KOBANGDIKAL
      • STTAL
    • TNI AD
    • TNI AU
    • POLRI
  • Photo Gallery 
    • Markas Komando
    • Guspurla
    • Guskamla
    • Lantamal
    • Satkor
    • Satsel
    • Satfib
    • Satkat
    • Satran
    • Satrol
    • Satban
    • Satpaska
    • Kolat
    • Denma
    • Itarma
    • Sops
    • Srena
    • Sintel
    • Spers
    • Slog
    • Disinfolahta
    • Disminpers
    • Dismatbek
    • Disharkap
    • Dislambair
    • Diskes
    • Dispotmar
    • Diskomlek
    • Disku
    • Diskum
  • Penerangan 
  • Dokumentasi Berita 
    • Berita Olahraga Lengkap
    • Berita Umum Lengkap.
    • Berita Operasi Lengkap
    • Berita Latihan Lengkap
    • Berita Pendidikan Lengkap
    • Giat Jalasenastri
  • Artikel 
Pengumuman
Thursday, 16 June 2011 09:31
Rate this item
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
(0 votes)

FAREWELL DI LAUT SEBAGAI APRESIASI MTF UNIFIL TERHADAP KEBERHASILAN KRI FRANS KAISIEPO-368 SELAMA PENUGASAN DI LEBANON

  • Written by  Dinas Penerangan
  • font size decrease font size decrease font size increase font size increase font size
  • Print
  • E-mail
  • Tulis Komentar Anda!

 

Kehadiran salah satu Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Frans Kaisiepo-368 telah mengukir sejarah baru bagi MTF UNIFIL. Satgas MTF UNIFIL merupakan Peacekeepers (Pasukan perdamaian) yang pertama kali dibentuk pada tahun 2006 oleh Dewan Keamanan PBB serta merupakan Peacekeeper pertama dalam operasi maritim. Pengiriman Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) merupakan yang pertama kali diantara negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

 

Sejak bergabung(in chop) dengan MTFUNIFIL pada tanggal 22 Oktober 2010, KRI Frans Kaisiepo-368 dibawah Komandan Letkol Laut (P) Wasis Priyono,ST sekaligus Komandan Satgas MTF Konga XXVIII-B/UNIFIL telah menunjukan berbagai prestasi yang telah dicapai selama dalam melaksanakan misi perdamaian PBB tersebut.

 

Berkat komitmen dan kerja keras, KRI Frans Kaisiepo-368 telah tercatat mencapai hasil yang memuaskan selama penugasan yakni memeriksa 1405 kapal, mengajukan inspeksi pemeriksaan 170 kapal, total berada di laut selama 180 hari dan melaksanakan  tugas sebagai MIO Commander 18 kali. Gambaran tersebut menunjukan  tingkat profesionalisme dan integritas kepada Multinasional Task yang sangat tinggi.

 

Menjelang akhir penugasan KRI Frans Kaiseipo-368 yang akan melaksanakan out chop pada tanggal 16 Juni 2011 melaksanakan acara Farewell (perpisahan) di laut dengan semua unsur MTF UNIFIL di AMO. Tercatat ada 8 Kapal perang Multinasional yang memeriahkan acara ini.

 

Pada kegiatan farewell  di laut tersebut seluruh unsur MTF UNIFIL memberikan salam perpisahan dan penghormatan kepada KRI Frans Kaisiepo-368 yang akan mengakhiri masa penugasan MTF UNIFIL. Ini tentunya  tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi dan peran aktif KRI Frans Kaiisepo-368 dalam melaksanakan berbagai latihan di AMO baik dengan LAF-Navy maupun dengan unsur-unsur MTF UNIFIL. Hal tersebut merupakan pengakuan atas kinerja dan prestasi yang selama ini telah ditunjukan oleh KRI Frans Kaisiepo-368 selama menjalankan tugas Maritime Interdiction Operation(MIO) di AMO.

 

Acara Farewell yang dihadiri oleh MTF Commander Rear Admiral Luiz Henrique Caroli dan Chief Of Staff MTF Commander Kolonel Laut (P) Bambang Irwanto ini merupakan suatu bentuk apresiasi dan pengakuan atas kinerja dan prestasi yang selama ini diwujudkan oleh KRI Frans Kaisiepo-368 selama menjalankan tugas Maritime Interdiction Operationdan pelatihan baik dengan LAF-Navy maupun internal unsur MTF UNIFIL sesuai mandat UNSCR 1701. MTF Commander dan Chief Of Staff MTF Commander yang secara khusus menyempatkan diri menghadiri kegiatan Farewell di laut dengan menggunakan Call Sign “GARUDA” . Beliau menyampaikan secara langsung amanatnya itu dalam rangka Farewell kepada seluruh personel KRI Frans Kaisiepo-368 di Lounge Room Tamtama.

 

Dalam amanatnya beliau mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh anggota KRI Frans Kaisiepo-368 yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan mengucapkan selamat jalan kepada rekan sesama Peacekeeper (Penjaga Perdamaian) yang akan kembali ke tanah air setelah melaksanakan tugas selama delapan bulan. Atas nama seluruh personel MTF, beliau mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kontribusi dan dedikasi yang sangat tinggi yang telah diberikan oleh seluruh prjurit KRI Frans Kaisiepo-368 kepada gugus tugas. Beliau juga mengucapkan selamat jalan dan selamat sampai tujuan dengan didukung oleh angin dan ombak yang bersahabat.

 

Berbagai kepercayaan diberikan oleh UNIFIL kepada KRI Frans Kaisiepo-368 dalam satuan tugas MTF/UNIFIL terbukti dengan berbagai tugas-tugas berat yang harus dilaksanakan  baik dengan LAF-Navy maupun dengan unsur-unsur MTF/UNIFIL mulai dari Maritime Interdiction Operation (MIO), MIO Commander, berbagai pelatihan dengan LAF-Navy, Force Protection Commander (FPC) di laut dan Local Anti Air Warfare Coordinator (LAAWC) pada Tripartite Meeting padasekitar wilayah perbatasan Israel - Lebanon guna melaksanakan pengawasan wilayah udara untuk memantau Air Violation yang cukup sering terjadi di JOA (Joint Operation Area). Hal iniguna membantu/menutup keterbatasan radar udara yang dimiliki QRF (Quick Reaction Force) ADA (Air Defense Aset) milik Kontingen Perancis.

 

“Berbagai tugas yang telah dilaksanakan oleh KRI Frans Kaisiepo-368 telah memberikan kontribusi yang besar dalam pencapaian tugas-tugas MTF serta membantu terciptanya perdamaian dan stabilitas keamanan di Lebanon. Hal tersebut menempatkan KRI Frans Kaisiepo-368 sebagai kapal yang sangat diandalkan MTF UNIFIL dalam melaksanakan mandat UNSCR 1701”seperti yang dijelaskan oleh Komandan MTF/UNIFIL Rear Admiral Luiz Henrique Caroli.

 

Dalam kegiatan Farewell tersebut dilaksanakan pembentukan formasi yang melambangkan kekuatan dan kesiapan MTF Units dalam melaksanakan tugas patroli di AMO sesuai dengan mandat yang tertuang dalam Resolusi 1701.Kegiatan Farewell ini dimanfaatkan untuk pengambilan gambar (PHOTOEX). Tembakan peluru flare dari salah satu MTF Unit dari Germany Navy yang tergabung dalam TG 448.03 sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan prestasi selama bertugas dalam MTF UNIFIL menutup rangkain kegiatan Farewell di laut.(Dispenarmatim)

Read 1234 times
Published in Operasi
Social sharing
  • Add to Google Buzz
  • Add to Facebook
  • Add to Delicious
  • Digg this
  • Add to Reddit
  • Add to StumbleUpon
  • Add to MySpace
  • Add to Technorati
Dinas Penerangan

Dinas Penerangan

Dinas Penerangan

Koarmatim

Latest from Dinas Penerangan

  • Kolonel Laut (P) Dafit Santoso Pegang Tongkat Komando Lanal Denpasar
  • Sosialisasi Permenhan No.16 Tahun 2012 Di Lantamal IX
  • Pertemuan Pengurus Cabang 4 Daerah Jalasenastri Armada Timur
  • Siaga Bahaya Ancaman Musuh Dari Udara dan Darat
  • Cetak Prajurit Berkarakter, Dansatkat Koarmatim Adakan Safari Binpers
More in this category: « Satkamla Lantamal V Amankan 53 Kontainer Kayu Olahan KRI FRANS KAISIEPO-368 LAKSANAKAN DIPLOMATIC MISSION »

Tuliskan Komentar Anda :

Make sure you enter the (*) required information where indicated.
Basic HTML code is allowed.

back to top

Peta Wilayah Koarmatim

      

Design by Disinfolahta Koarmatim (C) 2011



  • Forgot your password?
  • Forgot your username?
  • Create an account